//
you're reading...
Uncategorized

Mall STS Tak Bayar Bayar Tunggakan

Purwakarta, SENTANA

JS Senjaya, bos PT STS mall (Sadang Terminal Square) benar benar pusing tujuh keliling. Masalah menghantui datang silih berganti. Ibarat “mati satu, tumbuh seribu”. Selain warga, kali ini giliran Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi yang pasang dada menangih tunggakan mall STS yang nilainya sekitar hampir Rp 2 miliar. Tak tanggung tanggung, lewat gugatan jalur lembaga pradilan ke Kejaksaan Negeri (KN) mau ditempuh.

“Sudah berkali kali diberikan teguran agar mereka menyelesaikan tunggakan upah bagi hasil tempat usaha gedung perbelanjaan mall STS, tetapi mereka susah. Mau tidak mau, Pemerintah akan menempuh lewat jalur lembaga pradilan, “tegas orang nomor satu di Purwakarta ini kepada SENTANA, usai melantik sebanyak 43 orang Ketua dan Pengurus Bamusdes se-Purwakarta di Pendopo, Kabupaten Purwakarta, Rabu (4/12) siang.

Hal yang sama diaminin Wakil Bupati Purwakarta Dudung B Supardi. Menurutnya proses jalur lembaga pradilan adalah pilihan terbaik. Secara teknis tanyakan ke Bagian Hukum, “kata Dudung singkat kepada SENTANA. Sedangkan Kepala Bagian (Kabag) Hukum Rifai mengatakan, “Pemerintah sudah sering memberikan teguran melalui Disperindag sejak tahun 2006. Oleh karena itu pemerintah sudah lama melakukan lanngkah langka selain teguran, sehingga disepakati kasus ini di serahkan ke Kejaksaan. Kita akan minta pihak penegak hukum yang menangih tunggakan itu, “katanya.

Lebih jauh Rifai kepada SENTANA menjelaskan teknisnya, “Dengan pihak Kejaksaan sudah ada MoU khusus menangani masalah masalah seperti ini, masalah perdata, disana ada Kasi Datun Kejaksaan yang dihunjuk. Prosedurnya, Bupati tinggal menyerahkan Surat Kuasa Khusus (SKK) ke Kejaksaan dengan tugas menangih, semuanya bisa kelar, “tegasnya. Namun ketika ditanya kapan Bupati menyerahkan SKK, Rifai mengatakan akan secepatnya menyerahkan, tidak akan lama, kita tunggu saja. Masalah seperti ini sudah biasa kita lakukan. Dulu kasus penanganan medis, “cerita Rifai lagi.

Menanggapi berapa besar tunggakan yang diperoleh dari 10 persen bagi hasil tempat usaha gedung perbelanjaan mall STS ?. Kadis Disperindag Wahyu mengatakan, “sesuai dengan hasil audit lembaga negara, piutang pemilik mall STS sangat banyak. Selama mall STS berdiri, mereka hanya membayar sekali saja yaitu sebesar Rp 200 juta. Hutang mereka sudah ada sejak tahun 2006 hingga 2008. Untuk tunggakan dari tahun 2007 saja mencapai Rp 969 juta, belum lagi ditambah tunggakan tahun 2008 yang nilainya ada di tangan Dispenda, “tegas Wahyu kepada SENTANA kemarin.

Pihak DPRD Purwakarta malahan berharap kontrak mall STS diputus saja. Menurut Ketua DPRD Sigit Soeroso dan Ketua Komisi II DPRD Richard Sompi, “sudah lebih baik kontrak PT WCS diputuskan saja kalau memang pengusaha sudah tidak mampu mengelola maupun memenuhi kewajibannya. Kalau memang diputuskan kontrak, solusinya sangat banyak, bisa diambil alih oleh Pemerintah dan juga bisa tekoper (dipindahkan) ke investor lain. Kalau diambil alih pemerintah, saya melihat kalau mall STS sangat cocok dijadikan pasar daerah (pasar tradisional) mengingat daerah Kecamatan Bungursari belum ada pasar tradisionalnya, “imbuhnya lagi.

Keterangan SENTANA, “ Bupati Dedi yang mau menempuh proses hukum dinilai warga sangat baik. Namun, bupati diharapkan terlebih dahulu memperhatikan nasib semua korban eks Terminal Sadang yang telah digusur usaha kiosnya. Setidaknya akibat dari pengusuran ini sangat berimbas pada perekonomian warga jalani. Selain untuk tidak bisa buka kios atau menggelar dagangan lagi, dagangan mereka jadi rusak. Padahal, para eks terminal itu dikatakan bisa berdagang ditanah milik negara ini, diluar mall STS, atas suruhan Pemerintah Daerah (Pemda). Mereka menempati lahan itu sudah dari 20 tahun yang lalu lamanya, sedangkan mall STS sekitar tahun 2006 lalu, “katanya.

Sedangkan JS Senjaya, bos PT STS mall (Sadang Terminal Square) tidak bisa dihubungi, “menurut sejumlah security, “bos sangat jarang datang ke Purwakarta, orangnya super sibuk mengurusi banyak usahanya di Jakarta. Kalaupun dia datang ke mall STS bisa sampai setahun, “tegasnya tanpa mau menyebut nama. (SON)

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Klik tertinggi

  • Tak ada
%d blogger menyukai ini: