//
you're reading...
Uncategorized

Marak proposal palsu di Purwakarta, Bupati Kecolongan Beri Bantuan ke 3 Ormas Fiktif

Purwakarta, SENTANA

Sangat janggal dan berbau politik ucapan Bupati Kabupaten Purwakarta Dedi Mulyadi yang meminta supaya mencari keberadaan sebanyak tiga Organisasi Kemasyarakatan (ormas) penerima bantuan keuangan dan meminta mereka mengembalikan uangnya yang bersumber dari APBD ke kas daerah. Ada kesan cuci tangan dan hanya menutup nutupi keterlibatan oknum pejabat bawahannya yang terlibat memberikan uang atas proposal proposal fiktik alias adanya memalsukan dokumen, supaya tidak didesak berbagai kalangan atas pertanggungjawabannya.

Kenapa tidak. Karena pada dasarnya bahwa ketiga ormas tersebut tidak diketahui dimana keberadaan alamatnya, bahkan pengajuan bantuan keuangan atas proposal proposal dinilai adalah fiktif dan patut diduga telah merugikan keuangan Negara sebesar Rp 150 juta yang dilakukan oleh oknum pejabat yang tidak bertanggungjawan. Paling tidaknya, hal itu terkuak dari ucapan Camat Jatiluhur Totong Hidayat mengaku tak mengenal orang-orang yang tercatat pada susunan kepengurusan dalam proposal tersebut dan merasa kalau tandatangannya yang ada diproposal telah dipalsukan. Sehingga patut diduga terdapat tindakan pemalsuan dokumen atas Kelompok Usaha Jaring Apung Jatiluhur, Kelompok Usaha Budidaya Udang Lobster dan Bussines Development Services Forum Silaturahmi Sarjana Purwakarta (BDS FSSP).

Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi mengatakan, “Ormas penerima bantuan keuangan negara yang bersumber dari APBD harus mengembalikan semua uang ke kas daerah, kalau tidak tahu keberadaannya, mereka harus dicari, “ujar Bupati Dedi Mulyadi kepada SENTANA, pada hari Selasa (6/1) siang, usai rapat di aula Wikara, Pemda Purwakarta. Tanpa menyebutkan keterlibatan yang dilakukan oleh bawahannya. Masa sih oknum Pejabat terkait tidak mengetahui tiga orang ormas yang menerima uang. Sangat aneh dan perlu dipertanyakan?.

Sebaliknya Camat Jatiluhur Totong Hidayat malahan mengatakan sebaliknya, “proposal yang diajukan oleh Kelompok Usaha Jaring Apung Jatiluhur untuk budidaya Ikan Nila dan Ikan Emas sebesar Rp25 juta sesuai dengan Proposal No 03/B/Sek-UJJ/X/2007 yang ditanda tangani oleh Ketua Kelompok-nya adalah fiktif. Saya tidak pernah menandatangi proposal dan Ketua Kelompok dan susunan pengurus yang ada dalam proposal tidak saya kenal dan tidak ada di wilayah. Setelah saya perhatikan kedua proposal yang ada tandatangan saya, tulisannya sangat aneh, “katanya.

Menurut Camat, masa dari dua tandatangan, ko tulisan saya, baik koma, titik dan garisnya ko bias sama. Makanya saya katakan proposal itu fiktif karena saya tidak pernah merasa menandatangi. Selain itu ada juga Kelompok Usaha Budidaya Udang Lobster sebesar Rp25 juta sesuai dengan Proposal No 04/Ekt/Sek-UL/X/2007 yang ditandatangani oleh Ketua Kelompok Usaha yang memalsukan tandatangan saya, Tegas Camat Jatiluhur, kepada SENTANA, diruang kerjanya.

Keterangan SENTANA, “selain itu terdapat belanja bantuan Keuangan kepada Bussines Development Services Forum Silaturahmi Sarjana Purwakarta (BDS FSSP) sebesar Rp100 juta sesuai dengan Proposal. Pengajuan proposal tersebut adalah untuk dana operasional pendampingan UKM, dan juga sewa tempat untuk Sekretariat. Keberadaan Sekretariat BDS FSSP tidak diketahui. Karena dalam pengajuan proposal terdapat pengajuan untuk sewa sekretariat, sehingga seharusnya dapat diketahui keberadaan sekretariat tersebut. Ini tidak dikatahui alamatnya.

Bahkan pihak Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) sudah menyelusuri ketiga alamat ormas sesuai dengan alamat proposal. Namun sesuai dengan bukti audit tidak diketahui dimana keberadaannya. Oleh BPK menilai bahwa KPA pada Bagian Ekonomi Pemda Purwakarta lalai. Untuk itulah kasus ini harus diungkap atas keterlibatan pihak Bagian Ekonomi. Tidak mungkin proposal palsu bisa masuk ke bagian ekonomi Pemda kalau tidak ada permainan pejabat didalam yang terlibat. Sebaliknya kalau proposalnya asli, kenapa mereka tidak mengetahui alamat atau orang yang menerima bantuan?. (SON)

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Klik tertinggi

  • Tak ada
%d blogger menyukai ini: