//
Indikasi Korupsi Makan Minum di Pemda Purwakarta Rp 11,86 Milyar

Kasus Catering Gate’s Rp 11, 86 Milyar dan Proyek Jalan Rp 1,3 Milyar Diduga Dipetieskan

Purwakarta, SENTANA

Masyarakat Kabupaten Purwakarta semakin resah, seolah ada permainan dalam penanganan kasus dugaan korupsi dana APBD untuk makan minum senilai Rp 11,86 milyar dan dugaan korupsi pada proyek jalan Cilalawi – Liunggunung senilai Rp 1,3 milyar. Pasalnya, kedua kasus ini disebut sebut bakal dipetieskan karena hingga kini juga tidak jelas juntrungnya. “Jangankan dilakukan proses , tersangka saja sampai hari ini belum ada, tegas sejumlah anggota GMMP melalui telepon, Senin (10/8).

Sebelumnya, Gerakan Moral Masyarakat Purwakarta atau GMMP pernah melaporkan Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi ke Kejaksaan Agung dan Komisi Pemberantasan Korupsi. “Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi diduga terlibat. Fakta persidangan itu semakin kuat dengan adanya bukti berupa surat Entin Kartini mantan pemegang kas dan laporan hasil pemeriksaan Badan Pengawas Daerah (Bawasda) Purwakarta, jelas Ketua GMMP Hikmat Ibnu Ariel kepada sejumlah wartawan.

Belum tuntas kasus makan minum (catering gate’s) senilai Rp 11, 86 milyar dilingkungan Sekretaris Daerah Purwakarta. Sekarang mencuat lagi kasus yang baru. Kali ini dugaan korupsi pada APBD untuk proyek jalan raya Cilalawi – Linggungung senilai Rp 1,3 milyar ditambah bantuan pihak perusahaan didaerah desa Liunggunung.
Aktornya disebut sebut adalah Kepala Desa Liunggunung, Plered, Purwakarta, Ade Supriatna. Kuasa Penguna Anggaran, Bagian Pembangunan Pemkab Purwakarta, Titov kepada SENTANA didampingi Bupati Dedi Mulyadi dengan tegas membenarkan bahwa yang mempertanggungjawabkan habisnya anggaran sebesar Rp 1,3 milyar adalah Kepala Desa Liunggunung Ade Supriatna, tegas Titiov. Namun itu masih tuduhan alias belum diproses.

Katanya, “uang keseluruhan sudah diserahkan kepada Ade Supriatna dengan tiga kali berupa cek Bank Jabar. Saya tidak tahu uang itu dikemanakan sama Ade, dan saya sedikitpun tidak menerimanya apalagi uang pelican itu tidak benar, bantah Titov. Saya juga sudah melihat hasil audit pihak BPK, disana disebutkan uang yang sudah habis terpakai harus dikembalikan, “kata Titov.

Sebaliknya, Kepala Desa Liunggunung membantah jika disebut ikut melakukan dugaan korupsi. “Uang itu bukan saya menghabiskannya. Proyek jalan dikerjakan oleh pengusaha atau CV, jadi kalau ada yang menuduh saya mempertanggungjawabkannya itu tidak benar, katanya dengan hal yang sama.

Keterangan SENTANA, “ proyek senilai Rp 1,3 milyar untuk peruntukan proyek jalan sepanjang 1 kilometer yang menghubungkan desanya Liunggunung dengan Cilalawi (Liunggunung-Cilalawi-red) dari anggaran bantuan hiba APBD II Tahun 2007. Anggaran sebesar Rp 1,3 miliar habis namun hasil proyek jalannya tidak selesai atau terbengkalai alias amburadul menyusul sampai hari ini jalan tersebut belum juga diaspal dan dibiarkan begitu saja.

Anak buah Titiv pada Bagian Pembangunan Pemkab Purwakarta, Abad Hasim pernah mengaku dirinya saat itu diperiksa oleh pihak BPK atas kasus proyek jalan Rp 1,3 milyar. ,” Benar saya diperiksa pihak BPK terkait proyek jalan Cilalawi – Liunggunung, namun bukan saya saja, Titov dan Dudung B Supardi sebagai penangungjawab proyek itu juga pasti akan diperiksa. Saya kepada pihak BPK terbuka, kalau memang ada indikasi korupsi pasti akan disampaikan, “imbuhnya Abad Hasan kepada wartawan.

Sejumlah warga masyarakat Liunggunung sangat menyesalkan proyek itu segaja ditelantarkan begitu saja. “Kalau memang anggarannya diselewengkan oleh pejabat, kami sangat berharap akan keseriusan pihak BPK untuk membuktikanya. Kalau pejabatnya terbukti korupsi sudah sepantasnya dia dijebloskan. Kita berharap pihak BPK dalam mengaudit proyek tersebut berpihak kepada rakyat , “ujar Mamat salah seorang warga. (SON)

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Klik tertinggi

  • Tak ada
%d blogger menyukai ini: